Rabu, 08 April 2009

Usaha-Usaha Rokok di Indonesia

Hai, kawan-kawan nah sekarang kita akan membahas tentang usaha-usaha rokok di Indonesia. Usaha rokok di berbagai daerah itu dimulai dengan cara-cara yang berbeda lho. Di Jawa Barat, usaha rokok pertama membuat rokok kawung (saya juga baru pernah denger). Dinamakan rokok kawung karena pembungkusnya adalah kawung( daun aren). Kalau kita-kita jaman sekarang pasti jarang ngedenger rokok kawung. Kalau di Jawa Timur, rokok dibuat pertama kali tahun 1910 oleh usaha rumahan yang kelak menjadi PT HM Sampoerna(iklannya sering kita lihat kan). Kalau di Solo, Yogyakarta, dan Magelang, banyak industri rokok jenis nipah dan wangen(rokok yang juga jarang kita denger) yang kelak digeser oleh rokok klembak. Di Kudus, ada rokok yang namanya rokok kretek(kalau yang ini cukup sering kita lihat kan). Di Deli, Sumatera Utara sejak Nienhuys menanam tembakau di sana maka rokok menjadi komoditas(barang dagangan) di sana. Masih di Deli juga, tahun 1869 berdirilah Deli Maatschappij, pabrik rokok jaman Belanda. Perjalanan kita kembali lagi dech ke Jawa Barat, rokok kawung mulai muncul di Bandung tahun 1905. Rokok kawung mulai tergusur oleh ekspansi rokok kretek yang menyusup melalui Majalengka(kasihan ya) menjelang 1930. Tapi usaha rokok kawung masih ada di daerah Ciledug Wetan(kalau ada yang tahu ada di mana kasih tahu ya. Soalnya saya nggak tahu ada di mana daerah itu).
Ini dia para perintis usaha rokok yang kita-kita kenal sekarang:
1. H.A Ma’roef(Djamboe Bol)
2. Oei Wie Gwan(Djarum)
3. Kuo Djee Siong( Nojorono)
4. Mc. Wartono(Sukun)
Kalau kita mau jadi pengusaha, jangan dech jadi pengusaha rokok. Ingat SAY NO TO SMOKE!!!!!!!!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar