Rabu, 22 April 2009

Perbandingan Harga Rokok di Indonesia dengan Luar Negeri

Hai kawan-kawan, nah sekarang kita akan membahas tentang perbandingan harga rokok di Indonesia dengan luar negeri. Kalian tahu gak, sebenarnya sich harga rokok di Indonesia terlalu murah dibandingkan dengan harga rokok di luar negeri. Harga rokok di Indonesia kan Rp. 10.000/bungkus tapi kalau di luar negeri mahalnya waw! Mahal banget!!!!!! Di Singapura, harga rokok per bungkus Rp.68.000, kalau di Australia harganya Rp.100.000/bungkus! Coba bandingkan harga rokok Indonesia dengan luar negeri, terlalu murah kan. Kenapa harga rokok di luar negeri bisa mahal begitu? Karena pemerintahnya menaikan cukai(cukai itu pajak barang lho) rokok sangat tinggi agar rokok hanya dinikmati orang kaya saja. Begitu penyebabnya! Makanya di luar negeri orang miskin tidak bisa merokok. Coba di Indonesia, orang miskin teh sangat bebas membeli rokok karena harganya murah! Saya mendengar cerita di tv, ada tukang becak yang miskin banget. Penghasilannya cuma Rp. 20.000/hari. Tapi dia merokok 1 bungkus/hari. Kebayang kan dari penghasilannya ½ nya dibelikan rokok padahal anaknya banyak, harga sembako tinggi, dan kesusahan-kesusahan lainnya. Kenapa ya, orang kok bisa sebodoh itu. Cuma demi rokok dia mengorbankan ½ dari penghasilannya. Sebaiknya sich, pemerintah kita juga menaikkan cukai rokok hingga sangat tinggi. Di negara kita banyak pelajar di bawah umur kan yang merokok, itu juga karena harga rokok di Indonesia terlalu murah. Makanya kita harus selalu ingat SAY NO TO SMOKING!!!!!!!!!!!

Rabu, 08 April 2009

Usaha-Usaha Rokok di Indonesia

Hai, kawan-kawan nah sekarang kita akan membahas tentang usaha-usaha rokok di Indonesia. Usaha rokok di berbagai daerah itu dimulai dengan cara-cara yang berbeda lho. Di Jawa Barat, usaha rokok pertama membuat rokok kawung (saya juga baru pernah denger). Dinamakan rokok kawung karena pembungkusnya adalah kawung( daun aren). Kalau kita-kita jaman sekarang pasti jarang ngedenger rokok kawung. Kalau di Jawa Timur, rokok dibuat pertama kali tahun 1910 oleh usaha rumahan yang kelak menjadi PT HM Sampoerna(iklannya sering kita lihat kan). Kalau di Solo, Yogyakarta, dan Magelang, banyak industri rokok jenis nipah dan wangen(rokok yang juga jarang kita denger) yang kelak digeser oleh rokok klembak. Di Kudus, ada rokok yang namanya rokok kretek(kalau yang ini cukup sering kita lihat kan). Di Deli, Sumatera Utara sejak Nienhuys menanam tembakau di sana maka rokok menjadi komoditas(barang dagangan) di sana. Masih di Deli juga, tahun 1869 berdirilah Deli Maatschappij, pabrik rokok jaman Belanda. Perjalanan kita kembali lagi dech ke Jawa Barat, rokok kawung mulai muncul di Bandung tahun 1905. Rokok kawung mulai tergusur oleh ekspansi rokok kretek yang menyusup melalui Majalengka(kasihan ya) menjelang 1930. Tapi usaha rokok kawung masih ada di daerah Ciledug Wetan(kalau ada yang tahu ada di mana kasih tahu ya. Soalnya saya nggak tahu ada di mana daerah itu).
Ini dia para perintis usaha rokok yang kita-kita kenal sekarang:
1. H.A Ma’roef(Djamboe Bol)
2. Oei Wie Gwan(Djarum)
3. Kuo Djee Siong( Nojorono)
4. Mc. Wartono(Sukun)
Kalau kita mau jadi pengusaha, jangan dech jadi pengusaha rokok. Ingat SAY NO TO SMOKE!!!!!!!!!!!

Minggu, 05 April 2009

Cerutu, Rokoknya orang kaya

Hai,teman-teman. Nah, sekarang kita akan membahas tentang cerutu. Cerutu itu sejenis rokok yang dibungkus daun tembakau yang harganya, waw mahal sekalee. Orang kaya banyak yang merokok dengan cerutu, salah satunya adalah Addie MS, pimpinan Twilite Orchestra itu gemar merokok dengan cerutu merek Montecristo no.4(saya juga sich baru tahu juga hi...hi...hi). Sudah dibahas di atas,harga cerutu itu mahalnya minta ampun dech. Satu batangnya harganya Rp.500.000! 25 batangnya dijual dengan harga Rp.15 Juta! Capek dech. Selain mahal, untuk menyalakan cerutu itu riweuhnya minta ampun. Kata mereka yang merokok cerutu, untuk menyalakan cerutu tidak boleh dengan korek api biasa sebab katanya bisa menghilangkan aroma khas cerutu. Selain itu menghisap asap cerutu punya seni tersendiri. Riweuh pisan, kenapa ya orang kaya suka cerutu ya, capek dech. Bau cerutu bila dihirup oleh kita-kita yang gak biasa menghirupnya akan membuat kepala kita puyeng dan pusing 7 keliling. Makanya, para penggemar cerutu selalu merokok di lounge khusus di hotel-hotel berbintang. Riweuh kan? Cerutu bisa membuat penikmatnya seperti laki-laki macho atau seperti Don dalam mafia. Boro-boro kayak laki-laki macho atau seperti Don dalam mafia, penikmatnya kalau menurut kita-kita kayak orng-orang aneh, orang pusing sama bau cerutu, eh dia bilang bau cerutu itu nikmat, orang riweuh bila mendengar cara menyalakan cerutu, eh kata mereka itu seni dalam menghisap cerutu! Moga-moga kalau kita jadi orang kaya tidak sebodoh orang-orang kaya yang menghisap cerutu. Ingat SAY NO TO SMOKE!!!!!!!!!!


Note: Don dalam mafia maksudnya kepala mafia(maaf ya kalau baru diterangin di belakang)